Antara Surga dan Neraka (HR. Bukhari)

July 03, 2016
   Diriwayatkan dari Abu Said r.a katanya: Rasulullah Saw pernah bersabda: Pada Hari Kiamat kelak maut didatangkan seperti kibas belang (Abu Kuraib menambah di dalam riwayatnya: Lalu dihentikan antara Surga dan Neraka. Mereka sepakat pada baki hadis). Kemudian diseru: Wahai penghuni Surga! Adakah kamu kenal siapa ini? Mereka mendongak dan memandang lalu menjawab: Ya! Itu adalah maut. Kemudian diperintahkan supaya maut disembelih dan menyeru: Wahai ahli Surga! kamu tetap kekal dan tidak akan mati. Wahai ahli Neraka! Kamu juga tetap kekal dan tidak akan mati. Kemudian rasulullah Saw. membaca ayat yang dimaksud:  Dan berilah mereka peringatan tentang hari penyelesaian, atau ketika segala perkara telah diputus dan mereka dalam kelalaian serta tidak beriman. kemudian  baginda menunjuk kearah dunia dengan tangan. (HR. Bukhari)

Syarah/Penjelasan:

   Keabadian kehidupan manusia di dunia adalah hal yang mustahil terjadi, karena semua yang ada di dunia ini bersifat fana, rusak dan sementara. Walaupun  manusia sekuat tenaga dengan berbagai macam cara termasuk cara ilmu mistik (sihir) itu tidak akan pernah berhasil, jalan mistik atau sihir untuk keabadian hanya  sia-sia. Manusia hanya akan mendapatkan keabadian ketika dia sudah memasuki alam akhirat, entah dia masuk surga atau neraka.

   Surga adalah tempat yang penuh dengan kenikmatan yang tek terbayangkan. Segala macam bentuk kenikmatan duniawi tidak akan bisa menandingi  kenikmatan surga. Apapun yang diinginkan oleh para penghuni surga semuanya telah tersedia, bahkan untuk laki-laki disediakan bidadari-bidadari cantik yang siap  melayani dengan penuh cinta. Sedangkan neraka adalah tempat yang penug dengan siksaan dan penderitaan hidup. Semua bentuk siksaan tersakit tersedia disini,  teriakan dan jeritan manusia yang sedang disiksa adalah irama yang selalu terdengar dineraka. Siksaan yang didapat orang durhaka dan orang-orang kafir dineraka  teramat sakit untuk dibayangkan.

   Surga dan neraka yang ada di alam akhirat itu bersifat abadi, kekal dan tidak ada kerusakan. Diakhirat kelak orang yang beriman dan beramal shaleh akan mendapatkan balasan surga seperti digambarkan dalam surat al-Imran ayat 198:


Akan tetapi orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya, bagi mereka surga mengalir sungai-sungai di dalamnya, sedang mereka kekal di dalamnya sebagai tempat  tinggal (anugerah) dari sisi Allah. Dan apa yang di sisi Allah adalah lebih baik  bagi orang-orang yang berbakti. (QS. Al-Imran[3]:198)
   Sedang untuk orang kafir Allah menggambarkan mereka akan dimasukkan kedalam api neraka yang menyala. 



Sesungguhnya Allah mela'nati orang-orang kafir dan menyediakan bagi mereka api yang menyala-nyala (neraka) Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; mereka  tidak memperoleh seorang pelindungpun dan tidak (pula) seorang penolong. (QS. Al-Ahzab [33]:64-65)

Blogger pemula dan masih muda sukanya seluncuran di internet sambil mempelajari hal-hal baru. Ngeblog gak sekedar ngeblog, ngeblog hanya sekedar. Terima kasih sudah berkunjung semoga artikelnya bermanfaat dan Salam - ACHDMR

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Jangan lupa komentar ya, agar gue tetep semangat buat nulis. hehe EmoticonEmoticon